Mata kuliah gambar teknik memegang peranan penting dalam pengembangan produk, karena berfungsi sebagai komunikasi visual yang memandu proses produksi. Pada tahap awal, desain konvensional menggunakan media kertas A3 dan alat gambar tradisional, seperti pensil, penggaris, dan jangka, menjadi dasar untuk menggambar objek secara presisi. Metode ini mengajarkan mahasiswa untuk memahami prinsip dasar gambar teknik, seperti proyeksi ortogonal dan dimensi, yang esensial dalam menghasilkan gambar yang jelas dan akurat.

Seiring berkembangnya teknologi, penggunaan software desain mulai diperkenalkan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi. Software seperti SketchUp dan CorelDRAW menjadi pilihan utama dalam menggambar desain produk dengan detail yang lebih tinggi. SketchUp, misalnya, memungkinkan mahasiswa untuk membuat model 3D yang bisa dilihat dari berbagai sudut, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang struktur produk. CorelDRAW, di sisi lain, digunakan untuk membuat desain vektor, yang ideal untuk keperluan cetak dan produksi grafis.

Transisi dari metode konvensional ke software digital ini mengajarkan keterampilan yang relevan dengan industri, di mana teknologi mempermudah proses desain dan modifikasi produk. Mahasiswa diajarkan untuk memanfaatkan perangkat lunak secara efektif, menghasilkan gambar yang lebih presisi, dan mempercepat proses perancangan. Dengan demikian, mata kuliah gambar teknik tidak hanya berfokus pada aspek tradisional, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa untuk tantangan desain di era digital.

Informasi Akses E-Book Referensi

Taffesse, Wuttet., Kassa, Laikemariam. 2005. Engineering Drawing. Haramaya University.
N. D. Bhatt. 2011. Engineering Drawing. Plant and Solid Geometry – In First Angle Projection Method. Engineering Text Book.

Simmons, Colin H., Maguire, Dennis E. 2002. Manual of Engineering Drawing to British and International Standards. 2nd. Elsevier.

Madsen, David A., Madsen, David P. Engineering Drawing and Design. 5th. Delmar Cengage Learning.

By lolyka