Blog

PROSES MANUFAKTUR

Proses manufaktur merupakan transformasi dengan teknik (casting, forming, metal powder, machining) pada material yang terbuat dari logam maupun logam menjadi produk setengah jadi maupun produk jadi. Transformasi ini dilakukan baik dalam bentuk pencarian logam pada titik didih tertentu, pemotongan, penyambungan dan merubah bentuk. Sehingga didapatkan suatu produk (barang) yang memiliki nilai untuk digunakan dalam pemenuhan kebutuhan pribadi maupun industri.

Proses manufaktur sangat berkaitan dengan mesin – mesin perkakas, sehingga teknik (casting, forming, metal powder, machining) sebagai ilmu dasar yang akan diintegrasikan dengan pendekatan teknologi. Salah satunya pembuatan suatu prototype menggunakan software yang dikeluarkan menggunakan output 3D Printer.

  1. Pengetahuan fungsi, kegunaan, cara pengoperasioan mesin perkakas, mesin teknologi, komputer dan alat produksi yang umum digunakan.
  2. Pengetahuan konsep dan material produk yang akan digunakan dalam proses manufaktur.
  3. Pengetahuan estimasi anggaran yang digunakan dalam merancang produk untuk proses manufaktur.

SISTEM KERJA & ERGONOMI

Sistem kerja & ergonomi merupakan integrasi ilmu dalam merancang sistem kerja mulai dari manusia, material, fasilitas dan lingkungan kerja, guna memberikan nilai efisien, produktivitas agar meminimasi waktu kerja, dampak psikologi dan sosiologi yang ditimbulkan dari aktivitas kerja.

  1. Fisiologi kerja
  2. Antropometri
  3. Biomekanika
  4. Lingkungan fisik kerja
  5. Visual Display

Meningkatkan kesejahteraan sosial, fisik dan mental untuk mencegah cedera dan penyakit akibat kerja, mengurangi beban kerja, meningkatkan produktivitas gunan memberikan kualitas kerja dan kualitas hidup tinggi berdasarkan kajian fisiologi kerja, antropometri, biomekanika, lingkungan fisik kerja dan visula display.

PENGEMBANGAN PRODUK

Pengembangan produk (barang maupun jasa) memiliki tahapan perencanaan, identifikasi peluang dan kebutuhan konsumen, perumusan visi dan misi, konsep suatu produk, anggaran dan pembuatan prototype.

  1. Dasar perencanaan & pengembangan produk
  2. Proses & organisasi pengembangan
  3. Identifikasi peluang & perencanaan produk
  4. Identifikasi kebutuhan pelanggan & spesifikasi produk
  5. Penyusunan konsep, seleksi konsep & pengujian konsep
  6. Arsitekstur produk
  7. Desain Industri
  8. Prototype produk
  1. Mahasiswa mampu melakukan praktik dalam tahap perencanaan proyek pengembangan produk baik barang maupun jasa.
  2. Mahasiswa mampu melakukan praktik dalam tahap identifikasi peluang produk dan kebutuhan konsumen.
  3. Mahasiswa mampu melakukan praktik dalam tahap perumusan Visi Misi Produk.
  4. Mahasiswa mampu melakukan praktik dalam tahap pengkonsepan produk.
  5. Mahasiswa mampu melakukan praktik dalam tahap pemilihan konsep produk.
  6. Mahasiswa mampu melakukan praktik dalam tahap perhitungan biaya pengembangan produk.
  7. Mahasiswa mampu melakukan praktik dalam tahap pembuatan prototype produk.

PERANCANGAN PERUSAHAAN

Perancangan perusahaan merupakan kegiatan yang diawali dengan merancang ide dan analisis strategi, merancang produk dan analisis pasar, merancang proses dan sistem manufaktur, merancang struktural organisasi, merancang fasilitas dan jaringan rantai pasok serta analisis finansial.

  1. Perancangan ide dan analisis strategi
  2. Perancangan produk dan analisis pasar
  3. Perancangan proses dan sistem manufaktur
  4. Perancangan struktural organisasi
  5. Perancangan fasilitas dan jaringan rantai pasok
  6. Analisis finansial
  1. Untuk mengetahui perancangan ide dan analisis strategi
  2. Untuk mengetahui perancangan produk dan analisis pasar untuk mengetahui
  3. Untuk mengetahui perancangan proses dan sistem manufaktur
  4. Untuk mengetahui perancangan struktural organisasi
  5. Untuk mengetahui perancangan fasilitas dan jaringan rantai pasok
  6. Untuk mengetahui analisis finansial

FISIKA DASAR

Adanya praktikum yang berdiri sendiri pada mata kuliah Fisika Dasar membuat pemahaman mahasiswa akan meningkat. Pemahaman yang diberikan dalam kegiatan praktikum mengenai kegunaan alat ukur, penilaian ketidakpastian pengukuran, kegiatan eksperimen dan pengembangan cara memahami kegiatan praktikum berdasarkan teori dalam mata kuliah Fisika Dasar.

  • Besaran Pokok dan Besaran Turunan
  • Pengukuran Dasar
  • Nilai Skala Terkecil dan Ketidakpastian
  • Mengetahui nilai besaran pokok, besaran turunan, satuan dan nilai besaran dalam pengukuran.
  • Mengetahui cara percobaan dalam menguji kebenaran teori atau hukum melalui kegiatan praktikum.
  • Mengetahui hal baru yang didapat selama eksperimen kegiatan praktikum dan sebagai riset terbaru.

LABORATORIUM

Terwujudnya Penyelenggaraan Program Studi Teknik Industri yang Unggul, Kompeten, Berkarakter dan Berdaya saing Internasional Pada Tahun 2026

  • Melaksanakan pendidikan yang berstandar melalui proses pembelajaran yang berkualitas untuk menghasilkan sarjana teknik industri profesional yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga siap bersaing di lingkungan global.
  • Melakukan Kegiatan Penelitian dibidang pengembangan ilmu teknik industri yang berkualitas sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan IPTEKS.
  • Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan hasil penelitian bidang teknik industri dalam rangka meningkatkan produktivitas dan nilai tambah bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
  • Melaksanakan Tata kelola program studi yang berstandar serta mengajarkan nilai-nilai etika agar menjadi tempat yang nyaman untuk mengembangkan diri, berkarir, dan meraih kompetensi untuk semua civitas akademika.
  • Menguasai dasar-dasar ilmiah dan keterampilan dalam bidang teknik industri sehingga mempu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah keteknik-industrian.
  • Mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan keteknik-industrian dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap dan perilaku yang sesuai dengan tata kehidupan bersama.
  • Mampu bersikap dan berperilaku dalam membawakan diri berkarya dibidang keahlian teknik industri maupun dalam kehidupan bersama masyarakat.
  • Mampu mengikuti dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik industri.